Misnandi Blog

Selalu ada hari indah untuk belajar

Memperkirakan Durasi Pembuatan Softwere (Dengan Rumus PERT)

Sebuah proyek dikatakan berhasil apabila sistem tersebut bisa diserahkan tepat waktu, sesuai antara biaya dan kualitas yang diinginkan. Hal tersebut menandakan bahwa apa yang ditargetkan manajer proyek telah bisa dicapat. Meski target yang dibuat seorang programer masuk akal, tapi tidak memperhitungkan catatan level produktivitanya, kemungkinan tidak akan bisa memenuhi deadline dikarenakan estimasi awal yang salah. Oleh karenanya, perkiraan yang realistik menjadi kebutuhan yang sangat krusial bagi seorang programer.   Beberapa kendala estimasi sangat dipengaruhi oleh karakteristik perangkat lunak (software), khususnya kompleksitas dan hal-hal lain yang tidak kasat mata. Juga kegiatan SDM yang terlibat dalam pengembangan sistem tidak bisa diperhitungkan secara pasti dengan menggunakan cara-cara yang mekanistik.

Ada cara mudah menghitung perkiraan waktu untuk menyelesaikan sebuah proyek atau proses jika seorang programer mengetahui perkiraan optimis, pesimis, dan kemungkinan besar dari durasi atau biaya, yaitu dengan menggunakan estimasi PERT.

Program (atau proyek) evaluasi dan review teknik, biasa disingkat PERT, adalah alat statistik, yang digunakan dalam manajemen proyek, yang dirancang untuk menganalisa dan mewakili tugas yang terlibat dalam menyelesaikan suatu proyek. Pertama kali dikembangkan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat pada 1950-an, itu biasanya digunakan dalam hubungannya dengan metode jalur kritis (CPM).

Persamaan PERT untuk waktu yang diharapkan adalah:

D= ((1 x OD)+(4 x ED)+(1 x PD))/6

  1. Optimistic duration (OD) : perkiraan lama minimum waktu yang diperlukan untuk melakukan tugas.
  2. Pessimistic duration (PD) : perkiraan lama maksimum waktu yang diperlukan untuk melakukan tugas.
  3. Expected duration (ED) : lama perkiraan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah tugas.
  4. Most likely duration (D) : lama perkiraan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah tugas, berdasarkan nilai rata-rata optimistic, pessimistic, dan expected duration (durasi optimistis, pesimistis, dan diharapkan).

Contoh:

Misalkan seorang programer akan membuat softwere yang berbasis web dengan memperkirakan bahwa kemungkinan besar waktu untuk menyelesaikan sebuah softwere adalah 12 hari – dengan asumsi penundaan diprediksi dan mengabaikan skenario tidak mungkin bahwa akan ada penurunan atau peningkatkan waktu. Prediksi optimis dia untuk proyek ini adalah 7 hari – dengan asumsi bahwa tidak ada satu pun dari penundaan biasa. prediksi pesimis dia untuk proyek ini adalah 29 hari – dengan asumsi bahwa semua penundaan mungkin terjadi. Perkiraan untuk durasi pembuatan softwere  adalah:

D= ((1 x OD)+(4 x ED)+(1 x PD))/6

D= ((7 + 4 (12) + 29)) / 6

D= 14 hari.

Jadi perkiraan durasi pembuatan sebuah proyek softwere tersebut adalah: 14 hari.

Demikianlah cara memperkirakan durasi pembuatan sebuah proyek softwere dengan menggunakan rumus PERT, semoga bermanfaat.

Sumber referensi:

 http://www.had2know.com

https://en.wikipedia.org

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 4 June 2016 by in Tak Berkategori, Tutorial.
%d bloggers like this: